Lomba 17-an · Jumat, 14 Agustus 2026

VOTE COSPLAY PAHLAWAN TERBAIK

Tiap orang 2 suara: pilih 1 jagoan Pria dan 1 Wanita!

#MyGameIsFairPlay
🎭 Pilih Jagoanmu Sekarang →
Penentu 70% Nilai

Dewan Juri Independen

Memuat dewan juri…

Panduan, Kriteria Penilaian & Anti-Fraud

Sistem Penilaian

KriteriaBobotPenjelasan
Kesesuaian Tema30Menggambarkan pahlawan/tokoh perjuangan sesuai tema
Kreativitas & Orisinalitas25Ide unik, DIY, konsep berbeda
Kemiripan Karakter20Makeup, atribut, detail kostum
Penampilan15Percaya diri, pose, interaksi
Pesan Kemerdekaan10Pesan singkat/makna perjuangan
★ SISTEM PENILAIAN: 70% Dewan Juri Independen (3 juri) + 30% Voting Online → menentukan Juara 1–3. Juara Favorit tetap 100% dari suara terbanyak.

Contoh Perhitungan Lengkap

Semua nama & angka di bawah ini fiktif, cuma contoh cara menghitung. Rumus yang dipakai persis sama dengan yang dipakai sistem saat hasil asli dihitung nanti.

Langkah 1
Nilai dari satu juri

Tiap juri memberi angka 0–100 di 5 kriteria. Angka itu dikali bobot kriterianya, semua hasilnya dijumlah, lalu dibagi 100 — karena jumlah bobot 5 kriteria itu tepat 100, jadi nilainya kembali ke skala 0–100. Contoh Juri 1 menilai Jumirah Rahayu:

Kesesuaian Tema 85 × 30 = 2.550
Kreativitas & Orisinalitas 90 × 25 = 2.250
Kemiripan Karakter 80 × 20 = 1.600
Penampilan & Percaya Diri 88 × 15 = 1.320
Pesan yang Disampaikan 75 × 10 = 750
Jumlah semua 8.470

8.470 ÷ 100 = 84,70
Itu nilai Juri 1 untuk Jumirah. Juri 2 dan Juri 3 dihitung dengan cara yang sama.

Langkah 2
Nilai juri = rata-rata 3 juri

Nilai ketiga juri dirata-ratakan. Tiap juri berbobot sama, tidak ada juri utama.

Peserta Nilai Juri rata-rata Juri 1 · 2 · 3
Jumirah Rahayu86,2384,70 · 87,50 · 86,50
Painem Sulastri78,3878,15 · 80,50 · 76,50
Tukinah Wahyuni79,6079,60 · 81,60 · 77,60
Sriyatun Marsini70,2570,35 · 72,10 · 68,30

(84,70 + 87,50 + 86,50) ÷ 3 = 86,23
Itu nilai juri Jumirah, yang nanti dipakai sebagai porsi 70%.

Langkah 3
Nilai voting

Suara tidak dipakai mentah, tapi diskalakan: peraih suara terbanyak di kategorinya dihitung 100, sisanya sebanding. Misal masuk 120 suara:

PesertaSuara Nilai Voting skala 0–100
Painem Sulastri45100,00suara terbanyak
Jumirah Rahayu3066,6730 ÷ 45 × 100
Sriyatun Marsini2555,5625 ÷ 45 × 100
Tukinah Wahyuni2044,4420 ÷ 45 × 100

Pembaginya 45 — suara peserta terbanyak di kategori itu — bukan total 120 suara.

Langkah 4
Nilai akhir = 70% nilai juri + 30% nilai voting
Painem Sulastri Juara 1
Juri78,38 × 0,7 = 54,866
Voting100,00 × 0,3 = 30,000
Nilai akhir 54,866 + 30,000 = 84,87
Jumirah Rahayu Juara 2
Juri86,23 × 0,7 = 60,361
Voting66,67 × 0,3 = 20,001
Nilai akhir 60,361 + 20,001 = 80,36
Tukinah Wahyuni Juara 3
Juri79,60 × 0,7 = 55,720
Voting44,44 × 0,3 = 13,332
Nilai akhir 55,720 + 13,332 = 69,05
Sriyatun Marsini Peringkat 4
Juri70,25 × 0,7 = 49,175
Voting55,56 × 0,3 = 16,668
Nilai akhir 49,175 + 16,668 = 65,84
★ Juara Favorit — gelar ini bukan dari nilai akhir 65,84 di atas. Favorit dihitung terpisah, 100% dari suara: Sriyatun peraih suara terbanyak di luar Juara 1–3.

Pembulatan ke 2 angka desimal dilakukan di akhir, bukan di tiap langkah — misal Painem 84,866 dibulatkan jadi 84,87.

Kenapa hasilnya bisa begitu?

Nilai juri Jumirah paling tinggi (86,23), kenapa bukan Juara 1?

Karena nilai juri hanya menentukan 70%. Painem kalah di nilai juri (78,38 lawan 86,23), tapi menang telak di voting (100,00 lawan 66,67). Selisih 33,33 poin di voting × 0,3 = 10 poin, sedangkan ketinggalan 7,85 poin di juri × 0,7 hanya 5,5 poin. Painem unggul tipis: 84,87 lawan 80,36.

Kenapa voting cuma 30%?

Supaya yang menilai kostum tetap dewan juri yang memakai 5 kriteria di atas, bukan siapa yang paling banyak temannya. Tapi 30% itu tetap menentukan — contoh di atas membuktikan voting bisa mengubah urutan juara.

Saya dapat 30 suara, kenapa nilai votingnya cuma 66,67?

Karena patokannya peraih suara terbanyak di kategori itu (45 suara = 100), bukan jumlah suara mentah. Kalau dipakai persen dari total suara, dengan banyak peserta tiap orang cuma dapat belasan persen dan bobot 30% jadi nyaris tidak berpengaruh sama sekali.

Suara Sriyatun lebih banyak dari Tukinah, kenapa Tukinah yang Juara 3?

Karena nilai akhir menggabungkan dua-duanya. Tukinah unggul di juri (79,60 lawan 70,25) dan itu cukup menutupi kekalahannya di voting. Sriyatun mendapat Juara Favorit — murni 100% dari suara terbanyak di luar Juara 1–3.

Kalau peraih suara terbanyak sudah jadi Juara 1, siapa Juara Favoritnya?

Turun ke peserta bersuara terbanyak berikutnya yang berada di luar Juara 1–3, seperti Sriyatun di contoh ini. Satu orang tidak mengambil dua hadiah sekaligus.

Nilai lengkap tiap peserta — nilai per juri, jumlah suara, sampai nilai akhir — ditampilkan terbuka di halaman Hasil setelah voting ditutup, bukan cuma diumumkan juaranya.

Hadiah (per kategori Pria & Wanita)
Juara 1
Rp 200.000
Juara 2
Rp 150.000
Juara 3
Rp 100.000
Favorit
Rp 100.000

Peraturan Lomba

  • Durasi tampil maksimal 1 menit.
  • Kostum boleh buatan sendiri atau modifikasi.
  • Tidak boleh menggunakan atribut berbahaya.
  • Wajib menyebutkan tokoh yang diperankan.
  • Keputusan juri bersifat final.

Ketentuan Anti-Fraud

  1. Setiap karyawan memberikan 1 suara per kategori (1 Pria + 1 Wanita).
  2. Panitia berhak memverifikasi seluruh hasil voting.
  3. Vote yang terindikasi tidak sah (akun ganda, bot, manipulasi sistem, dll.) dapat dibatalkan dan tidak dihitung.
  4. Kecurangan terorganisir oleh peserta/pendukung: vote dibatalkan, nilai dikurangi, atau diskualifikasi untuk pelanggaran berat.
  5. Keputusan panitia dan dewan juri bersifat final dan tidak dapat diganggu gugat.